Tampilkan postingan dengan label PUISI. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label PUISI. Tampilkan semua postingan

Di Lengkung Alis Matamu...

>> Sabtu, 30 Mei 2009

Puisi karya Johanes Sugito

di lengkung alis matamu
kusandarkan harapku
usai perjalanan yang tertatih
dan kudapatkan keteduhan
ya, di lengkung alis matamu

katakan padaku
di mana hendak kutaruh rinduku
jika engkau pergi

di lengkung alis matamu
kuselami sayang yang tak terkata
inilah kiranya, dermaga hatiku
tempat melabuhkan rindu

Kukutip disini,
dalam sakit berbaring saja
sajakmu tiba menjengukku

kata-kata yang sama
tak pernah bosan dibaca
sebab kejujuran dan ketulusan
alangkah sederhana

Sungguh…

seperti yang kau dan aku tahu
waktu memang bukan ruang
mengalirnya seperti arus sungai
tempat suka dan duka terbuang

biar berdiri di titik yang sama
tapi di sungai itu kita tak pernah
dibasuh oleh air yang sama

dalam ruang juga kita dengar nada
nyanyian yang pernah jadi lambang janji
tentang masa depan
yang entah telah menjadi sepi
seakan hanya bagian dari masa lalu

kini dalam waktu yang bisu
aku menikmati kekosongan kelabu
dan sakit yang bertubi-tubi

sungguh
kesepian ini begitu sengit

Read more...

Malam Aku Merindumu

>> Selasa, 10 Maret 2009

Oleh: Nur Jehan (sahabatku yang jauh di Aceh)

ketika bulan gantikan matahari
bintang hiasi langit malam
kunang-kunang menari indah sekali
duduk termenung aku sendiri

tawamu hiasi kenang dalam angan
senyummu peluk aku hangatkan tubuh
gelak tawamu sentuh kalbu
dirimu bagai gelombang panas yang menjalar dalam setiap relung jiwaku
aku terbakar cintamu

kepada getar kusampaikan debar
debar hatiku menantikan saat bertemu denganmu
selayaknya cerita rama dan sinta
kau dan aku larut dalam cinta

berdamai dengan denting berkawan dengan dentang
menghitung detik jadikan menit kuharap cepat berlalu
wahai kanda
ingatlah dinda, hadirlah dalam mimpiku
sebagai pengobat rindu hatiku
dan kukirimkan sajak ini sebagai ganti diriku

(06 Maret 2009)

Atas ijin Penulis, sahabatku Nur Jehan di Tapaktuan, Aceh Selatan

Sebagai bagian dari pelajaran kesusasteraan, bagaimana membuat puisi yang baik, mari kita bersama interaksi disini dalam langkan Puisi.  Kritik dan saran sebagai media dialog interaktif Komunitas Sastra Cyber.


Read more...

Randu-randu Rindu di Rogoselo...

>> Sabtu, 14 Februari 2009

Valentine day/14022009

Kunantikan ramahmu di pohon randu
Randu yang rindang membalut kalbu menjadi rindu
Pohon randu dipojok dekat rumahmu...saksi bisu...keramahanmu...
Hatiku robek...
Hatiku tercuri...
Kunantikan ramahmu di pohon randu

Lewat kaca kutatap huma
Melingkar menanjak bukit hijau rogoselo
Tonggeret bersuara lama
Menyapa hati yang risau

Petang kulihat air menitis
Samar biru dalam halimun
Sepintas kudengar rinai gerimis
Mengelus jemari ladang rimbun

Sekilas kupandang betis ngarai
Nampak rimba merangkum embun
Berona warni zamrud mengurai
Luruh dipagut angin yang jauh

Mataku mengarah ke lembah terjal
Tampak sungai berkerut riuh
Pinggul sengon melentik binal
Digelitik angin yang jauh

Arahku beralih kepinggang gunung
Selingkar kabut mendekat
Surya perak meretas mendung
Hingga lazuardi secerah intan

Lewat kaca kusimpan kenangan
Tentang keceriaan maya pada
Hati ini memujamu
Yang menurunkan rinduku

Kunantikan ramahmu di pohon randu
Randu yang rindang membalut kalbu menjadi rindu
Pohon randu dipojok dekat rumahmu...saksi bisu...keramahanmu...
Hatiku robek...
Hatiku tercuri...
Kunantikan kabarmu...dibukit rogoselo...

Pekalongan, 28 Nopember 2008
Diunduh dari saungURIP.blogspot.com (Kolom Sastra)

Read more...

  © Blogger template Simple n' Sweet by Ourblogtemplates.com 2009

Back to TOP